I Nyoman Suarya, Guru dari Desa yang Giat Lestarikan Budaya Nusantara

Recents in Beach

I Nyoman Suarya, Guru dari Desa yang Giat Lestarikan Budaya Nusantara

I Nyoman Suarya bersama para penarinya

Penulis: Ria M.

Lampung - KabardanBerita.com - "Dengan seni hidup akan menjadi indah." Rangkaian kalimat itu telah melekat pada dirinya. I Nyoman Suarya atau yang lebih akrab dipanggil Pak Arya telah malang-melintang di dunia seni tari tradisional  nusantara. Menjadi salah satu ikon seni tari wakil provinsi Lampung, ia memang telah mengenal seni tari sejak kecil. Latar belakang keluarga dan lingkungan sanggar tari membuatnya tertarik untuk ikut berlatih dengan teman sebayanya. Hingga usia remaja Pak Arya mulai mencintai, serius menekuni, dan menggagas sendiri bahwa seni tari tradisional nusantara akan menjadi masa depannya hingga akhir usianya nanti.

"Selagi mampu dan ada kesempatan akan terus lestarikan budaya," ucapnya dengan penuh wibawa.

Hasil yang dicapinya tak semudah porses merintisnya. Orangt ua sempat melarang Arya terjun ke dunia seni untuk menggeluti dunia tari. Pria kelahiran Wirata Agung, 27 September 1987 ini diam-diam tetap berlatih di sanggar dan kuliah mengambil jurusan yang mendukung hobinya tanpa sepengetahuan orang tua. Tetapi ketika mereka tahu bahwa seni tari adalah bagian hidupnya, justru Orang tuanya jualah yang berdiri paling depan mendukung hobi tari yang sudah lama ia imajenasikan.

Kini, sudah banyak berjejer penghargaan yang ia raih dari kompetisi ke kompetisi. Penampilannya dari pagelaran kecil hingga besar tingkat provinsi sudah ia sabet. Bahkan penghargaan tingkat nasional mampu ia rebut berkat usaha gigihnya. Atas kerja kerasnya tersebut, pria supel penyuka warna merah marun tersebut kini dipercaya untuk mengelola sanggar di salah satu tempatnya mengajar, yakni SMK Pangudi Luhur, Rejosari Mataram. Sanggar yang diberi nama "Sanggar Budaya Sekolah SMK Pangudi Luhur" tersebut telah berhasil melahirkan wakil-wakil penari yang tampil memukau juri, menjuarai  beberapa ajang keren tingkat subrayon sampai provinsi. Dibantu anak didik binaannya, Arya menetapkan jadwal hari untuk melatih 30 siswa-siswi SMK Pangudi Luhur. Bagi teman-teman dekatnya yang ingin bergabung, Arya memperkenankannya dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pengelola sanggar, mengingat saat ini sanggar belum bisa membuka kelas seni secara umum. Sanggar Budaya yang kini ditangani Arya beralamat di Jl. Syam Ratulangi, Rejosari Mataram.

Hasil riasan I Nyoman Suarya pada pakaian adat Bali
Hasil riasan I Nyoman Suarya pada pakaian adat Lampung
Usaha tak pernah menghianati hasil. Meski Arya adalah pengajar di sebuah desa, namun dirinya tak lelah menggalakkan kecintaannya akan seni tari tradisonal nusantara. Kecintaannya pada seni nusantara dan prestasi yang diukirnya membuat nama I Nyoman Suarya kian melambung. Seiring kesungguhannya dalam menjalani hobi positifnya, Arya telah banyak menginspirasi dan menumbuhkan kembali minat muda-mudi untuk mencintai seni tari tradisional, sebagai akar budaya Indonesia.

"Terus berkarya, lestarikan budaya hingga penjuru dunia. Jika bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan warisan budaya. Belajar, berbakat, dan berinspirasi tinggi untuk seni tari," pesannya kepada generasi muda yang ingin dikenal dunia dan terus melegenda. (RM)

Profil:
Nama Lengkap: I Nyoman Suarya
Nama sapaan: Arya
Tempat, Tanggal Lahir: Wirata Agung, 27 September 1987

Prestasi:
- Pertukaan pelajar 2015 ISI Denpasar & ISI Yogyakarta
- Juara 1 Koreografi Terbaik & Garapan Terbaik Liga Tari Provinsi Lampung
- Juara 1 Ajang Bakat Tari Kampus 2017
- Perwakilan Kabupaten Lampung Tengah Ajang Festival Siswa Nasional (FLS2N)  Seni Tari SMK 2017 tingkat provinsi
- Perwakilan Kabupaten Lampung Tengah Ajang Festival Siswa Nasional (FLS2N) Seni Tari SMP 2018
- Perwakilan Kabupaten Lampung Pagelaran semi-Internasional Festival Kesenian Prov. Bali 2018
- Juara 3 FLS2N SMA Seni Tari tingkat Kabupaten.

Pembicara dalam Berbagai Kegiatan:
- Kegiatan forum guru seni untuk seni budaya
- Diskusi Guru Seni di Yogyakarta

Karir:
- Penyiar radio 2009-2012
- Guru di SMPN 1 Seputih Mataram
- Guru SMK Pangudi Luhur

Posting Komentar

0 Komentar